Emiten Bank Beramai-ramai Rights Issue

in Berita Saham by

08/03/2017  JAKARTA – Sebanyak 10 emiten bank akan melangsungkan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Bank-bank tersebut siap menerbitkan saham baru dengan target dana minimal Rp 13,7 triliun. PT Bank Permata Tbk (BNLI) dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) berpotensi menjadi emiten bank dengan rights issue terbesar, masing-masing senilai Rp 3 triliun.

Selanjutnya, PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) yang menargetkan perolehan dana Rp 2 triliun, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) sebesar Rp 1,5-2 triliun, dan PT BRI Agroniaga Tbk (AGRO) sebesar Rp 1 triliun.

Direktur Keuangan BRI Agroniaga Zainuddin Mappa mengatakan, dengan aksi korporasi tersebut, perseroan berniat menaikkan modal inti (Tier I) menjadi Rp 3 triliun dan posisi rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) menjadi 35%.

“Untuk rights issue, kami sedang dalam proses, termasuk yang berkaitan dengan aspek penunjang. Namun, target perseroan masih sejalan dengan rencana sebelumnya, yakni sekitar Rp 1 triliun,” kata Mappa kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (6/3).

BRI Agro bakal menerbitkan maksimal 7,69 miliar saham baru. Dengan aksi korporasi tersebut, modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan akan meningkat 50,19% dari posisi saat ini. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan terdilusi maksimal sebesar 33,42%.

Sesuai rencana, pada 12 April 2017, BRI Agro akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk meminta persetujuan rencana rights issue. Aksi korporasi itu dijadwalkan efektif pada Juni 2017.

Hingga akhir 2016, BRI Agro memiliki modal inti sebesar Rp 1,88 triliun. Sedangkan rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM/CAR) perseroan sebesar 23,68%. Sepanjang tahun lalu, bank yang masuk kelompok bank umum kegiatan usaha (BUKU) II tersebut membukukan total kredit Rp 8,18 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) Rp 9,22 triliun.

“Dalam rencana bisnis bank (RBB) 2017, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menyetujui peningkatan DPK perseroan sekitar 19% secara year on year (yoy). Untuk penyaluran kredit, perseroan membidik kenaikan sekitar 20%,” papar Mappa.

Sumber :http://id.beritasatu.com/home/emiten-bank-beramai-ramai-rights-issue/157423

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Latest from Berita Saham

Go to Top