Kabel Bawah Laut akan Kirim Listrik dari Jawa ke Sumatera

in Berita Saham by

Menteri ESDM Ignasius Jonan hari ini mengumumkan revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2017-2026. Dalam RUPTL baru ini, salah satu yang diubah adalah proyek High Voltage Direct Current (HVDC) alias kabel bawah laut tegangan tinggi arus searah untuk listrik Sumatera-Jawa.

Proyek HVDC sempat menjadi polemik pada 2016 lalu ketika Sudirman Said masih menjadi Menteri ESDM. Kala itu, Sudirman menegur keras PLN yang ingin menghilangkan HVDC dari RUPTL.Sudirman ingin HVDC tetap dibangun karena beban jaringan di Jawa sudah sangat maksimal, tetapi kebutuhan listrik tentu terus bertambah. Agar tidak overload, maka pembangkit mulut tambang dibangun di Sumatera Selatan, lalu listriknya dialirkan ke Jawa melalui HVDC.

Sementara PLN keberatan karena pertumbuhan konsumsi listrik di Sumatera sangat pesat, kebutuhannya amat tinggi. Menurut PLN, tidak logis kalau listrik dari Sumatera dikirim ke Jawa dengan HVDC padahal Sumatera sendiri masih kekurangan.

Kini Jonan memutuskan bahwa HVDC tetap dibangun, tapi bukan untuk memasok listrik dari Sumatera ke Jawa. Sebaliknya, HVDC akan dibangun untuk mentransfer surplus listrik dari Jawa ke Sumatera.

“Dulu idenya, HVDC 500 kV itu ditujukan untuk memasok listrik dari Sumbagsel (sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan) ke Jawa. Sekarang pindah dari Jawa ke Sumatera. Bisa saja seperti itu, lihat pertumbuhan di Jawa,” kata Jonan saat coffe morning di Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (10/4/2017).

Jonan mengungkapkan, Pulau Jawa tak akan kekurangan listrik karena sudah mendapat porsi sangat besar di program 35.000 MW. Setelah 2021, ada surplus sekitar 5.000 MW yang bisa dialirkan ke Sumatera.

HVDC bakal mulai dibangun pada 2021 dan targetnya rampung di 2024. “Sampai 2021, Jawa akan kelebihan pasokan kira-kira 5 GW. Akibatnya, pemerintah sepakat dengan PLN, HVDC akan kita kerjakan 2021, selesai 2024. Dibangun kira-kira 2021, yang bangun PLN,” tutupnya.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*