Review saham LSIP

in Analisa Fundamental/Analisa Saham/Rekomendasi Saham by

Proyeksi laporan keuangan full year 2016 PT London Sumatera diprediksi akan lebih rendah dibandingkan laporan keuangan full year tahun 2015, penjualan bersih 2016 diprediksi akan mengalami penurunan sebesar 8% yoy. Net income diprediksi turun 25,5% dari Rp623,3M menjadi Rp464M. Data dari hasil kuartal 3/2016 menunjukkan rendahnya produksi TBS inti dan plasma, TBS yang diproses turun 24,9% menjadi 1.124.296 ton dari 1.496.853 ton. Sehingga, produksi CPO juga turun 26,5% menjadi 253.962 ton dan inti sawit turun 23,4% menjadi 67.214 ton. Walaupun terjadi penurunan produksi, tingkat rendemen minyak sawit dan inti sawit relatif stabil berada level 22,6% dan 6,0%. Produksi karet juga turun 12,8% menjadi 8.067 ton dari 9.250 ton dibandingkan dengan tahun lalu. Penurunan ini disebabkan oleh rencana konversi ke tanaman kelapa sawit di Sumatera Utara. Faktor cuaca El Nino pada semester 1/2016 juga ikut mempengaruhi hasil produksi yang agak menurun 20,7% menjadi 489.176 ton dibandingkan dengan realisasi pada semester I/2015 sebesar 616.509 ton.

Walaupun hasil produksi sepanjang tahun 2016 lebih rendah dibandingkan dengan 2015, namun PT London Sumatera masih mendapatkan berkah dari meningkatnya harga global CPO selama tahun 2016. Peningkatan harga CPO dimotori dengan membaiknya permintaan dan persediaan sawit secara global. Mengutip data dari United State Department of Agriculture (USDA), produksi CPO dunia pada periode 2015/2016 diperkirakan berada pada level 59,4 juta ton, turun 3,63% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, konsumsi menguat 4,28% menjadi 61 juta ton. Dari data tersebut, terdapat selisih defisit sebesar 1,6 juta ton antara produksi dan konsumsi, sehingga memangkas persediaan CPO global. Sentimen ini memberikan dorongan positif terhadap harga CPO.

PT London Sumatera memiliki prospek yang bagus untuk tahun 2017. Harga CPO diprediksi masih akan meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan. Selain itu, tanaman sawit milik LSIP saat ini berada pada usia rata-rata 13 tahun dengan komposisi 22% masih di bawah umur 7 tahun. Hal ini mengindikasikan tanaman masih dapat berbuah cukup lama hingga umur produktif sawit sekitar 20 tahun-25 tahun. Selain prospek produksi, neraca keuangan yang sehat memberikan ketahanan emiten dalam menghadapi tekanan perekonomian dunia. Pada akhir kuartal 3/2016, LSIP masih mempertahankan posisi keuangan yang sehat dengan total aset sekitar Rp8,9 triliun naik dari 8,8 triliun dari Desember 2015 serta masih memiliki posisi kas bersih.

Secara umum, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja dari emiten berkode LSIP ini. Faktor-faktor tersebut antara lain stigma negatif CPO Indonesia di pasar Eropa terkait masalah lingkungan, tren bearish komoditas karet, dan penetapan bea keluar CPO dari Kementerian Perdagangan Indonesia. Pola cuaca La Nina yang menyebabkan hujan lebat pada siang hari juga dapat mengganggu proses penanaman. Tingginya curah hujan pun berpotensi menghambat kegiatan panen, pemeliharaan tanaman, dan proses logistik.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, harga saham LSIP meningkat 2,91% menjadi Rp1.590. Angka ini menunjukkan harga saham perusahaan sawit ini tumbuh 21,84% dibandingkan dengan tahun lalu. Target harga yang dituju adalah 1.900.

Operational Highlights PP London Sumatra Indonesia:

2013 2014 2015
Crude Palm Oil 396.5 443.1 475.7
FFB¹ Nucleus 1250.4 1341.2 1396.6
Processed FFB 1730 1908.2 2073.8
Palm Kernel 97.7 109.2 123.4
Oil Palm Seed² 24.1 13.8 15.3
Rubber 12.7 13.2 11.7

in thousand tons, except stated otherwise
¹ Fresh Fruit Bunches
² million seeds
Source: PP London Sumatra Indonesia, Annual Report 2015

Financial Highlights PP London Sumatra Indonesia:

2013 2014 2015
Net Sales 4133.7 4726.5 4189.6
Gross Profit 1253.5 1536.4 1115.8
Net Income 769.5 929.4 623.3
EBITDA 1258 1437.3 1116.3
Operating Income 1025.6 1257.5 835.9
Total Assets 7974.9 8713.1 8848.8
Total Liabilities 1645.9 1710.3 1510.8
Earnings per share¹ 113 136 91

in billion IDR rupiah, except stated otherwise
¹ in IDR rupiah
Source: PP London Sumatra Indonesia, Annual Report 2015

Future Forecast Financial Highlights PP London Sumatra Indonesia:

2015 2016F 2017F
Net Sales 4189.6 3818 4839
Net Income 623.3 464 849
P/E Ratio (x) 19.2 25.7 14.1
P/B Ratio (x) 1.6 1.6 1.5

in billion IDR rupiah, except stated otherwise

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*