Tag archive

Pabrik

CHANDRA ASRI BELI LAHAN GUNA PERLUASAN USAHA DI CILEGON.

in Berita Saham by

(06/06) – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melakukan transaksi pembelian tanah dari PT Pancapuri Indoperkasa (PIP) dimana penandatangan akta jual beli dilakukan pada 2 Juni 2017 lalu.

Menurut keterangan perseroan Selasa, Perseroan dan PIP menandatangani akta jual beli atas SHGB No.200 dihadapan Dr. Hapendi Harahap, SH, MH, Notariks di Cilegon untuk tanah seluas 4.978 m2.
Image result for chandra asri tbk
Lahan ini akan digunakan oleh perseroan untuk menunjang rencana perluasan kegiatan usaha perseroan di masa datang, dimana lahan yang dibeli terletak di sekitar area komplek pabrik Petrokimia di Cilegon.

Nilai transaksi jual beli tersebut sebesar Rp13.239.488.800 di luar PPN. Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena Komisaris Perseroan yaitu Loeki Sundjaja Putra menjabat sebagai Komisaris utama PIP. (end)

Sumber http://www.iqplus.info/news/stock_news/tpia-chandra-asri-beli-lahan-guna-perluasan-usaha-di-cilegon,56132723.html

DIRIKAN 3 PABRIK,KLBF GUNAKAN DANA CAPEXNYA SEKITAR RP500 MILIAR HINGGA JUNI 2017

in Berita Saham by

(05/06) – PT Kalbe Farma Tbk (KBLF), Perusahaan produk kesehatan terbesar di Asia Tenggara ini menganggarkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) di sepanjang tahun ini sebesar Rp 1,2 triliun.

Presiden Direktur Kalbe Farma, Bidjongtius menuturkan jika hingga Maret 2017 perseroan telah menggunakan dana capex sebesar Rp 200 miliar.

“Sampai Juni nanti kira-kira double lah. Bisa Rp 409 miliar. Atau mungkin juga sampe Rp 500 miliar,” tuturnya, di Jakarta, Senin.

Ia mengungkapkan jika dana tersebut atau sekitar 80%Image result for hydro coco kalbe akan digunakan perseroan untuk pembangunan tiga pabrik perseroan yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat dan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

“Capex Rp 1,2 triliun tahun ini, untuk 3 pabrik dan distribusi. Kita ada pabrik di Cikarang dua dan Pulo Gadung. Selain itu untuk maintanance mesin di pabrik yang ada dan untuk menambah cabang distribusi,” sebut dia.

Menurutnya, dalam bisnis distribusi, perseroan berencana untuk memasuki pasar Indonesia bagian timur. Dimana, perseroan sedang mengkaji untuk membangun cabang distribusi di Sorong, Papua Barat dan Halmahera, Maluku Utara.

“Distribusi itu kita bikin gudang atau cabang. Cabang distribusi ada 72 totalnya, yang tersebar di 52 kota. Sekarang kita mau masuk daerah timur lah, sorong katanya bagus, Almahera juga. Pokoknya Tinur Indonesia. Tahun lalu kita masuk ke Ambon,” ternagnya.

Sementara itu, ia menyebutkan jika dana Capex perseroan di tahun ini sebesar 70 persen atau Rp 840 miliar akan berasal dari dana kas internal perseroan. Sisanya Rp 360 miliar akan diperoleh dari pinjaman perbankan. “Dananya dari internal kas dan pinjaman perbankan,” tutupnya. (end/fu)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/klbf-dirikan-3-pabrik-klbf-gunakan-dana-capexnya-sekitar-rp500-miliar-hingga-juni-2017,55165153.html

Pan Brothers Bangun 2 Pabrik Baru Tahun Ini Senilai Rp 390 Miliar

in Berita Saham by

Jakarta, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) tahun ini akan membangun dua pabrik baru melalui anak usahanya PT Eco Smart Garment Indonesia. Pembangunan dua pabrik tersebut akan dimulai pada semester II tahun ini.

Wakil Direktur Utama Pan Brothers Anne Patricia Sutanto mengatakan pihaknya tahun ini menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 37 juta. Sekitar US$ 30 juta atau sekitar Rp 390 miliar (kurs Rp 13.000) akan digunakan untuk pembangunan 2 pabrik tersebut, sisanya untukmaintenance pabrik yang ada saat ini.Pan Brothers Bangun 2 Pabrik Baru Tahun Ini Senilai Rp 390 Miliar

Maintenance itu untuk pengembangan pabrik yang ada. Kita saat ini ada 23 pabrik 23 pabrik kurang lebih di 8 lokasi,” tuturnya di Graha CIMB, Jakarta, Senin (22/5/2017).

Anne menambahkan, sumber pendanaan capex akan diambil dari laba yang ditahan sebesar US$ 7 juta, sedangkan sisanya berasal dari global bondsyang diterbitkan perseroan pada Januari 2017 sebesar US$ 200 juta.

Kedua pabrik tersebut ditargetkan bisa beroperasi pada semester II 2018. Kedua pabrik tersebut memiliki kapasitas 21 juta pcs garment.

“Saat ini total kapasitas pabrik kita mencapai 90 juta pcs per tahun. Jika dua pabrik itu beroperasi kapasitas produksi kita meningkat 111 juta pcs per tahun,” imbuhnya.

Kedua pabrik tersebut juga diperkirakan bisa menyerap tenaga kerja hingga 12 ribu pekerja. Adapun jumlah tenaga kerja Pan Brothers dari 23 pabrik yang ada mencapai 35 ribu pekerja.

Sayangnya Anne masih merahasiakan lokasi dari kedua pabrik baru tersebut. Namun dia memberi kisi-kisi kedua pabrik itu akan berada sekitar Jawa Tengah atau Jawa Barat, tergantung ketersediaan tenaga kerja.

“Lokasi bisa di Jawa Tengah bisa di Jawa Barat, yang penting man power-nya tinggi,” tuturnya.

Bagikan Dividen Rp 2 per Saham

Pada hari ini, perusahaan juga mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 2 per saham atau Rp 11 miliar secara total. Keputusan tersebut juga telah disetujui para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Dividen nilainya Rp 2, secara total Rp 11 miliaran. Kurang lebih dari laba bersih sekitar 7-8%,” kata Anne.

Untuk jadwal pembagian saham, perseroan akan mengambil data pemegang saham yang berhak menerima dividen pada 5 Juni 2017 (recording date).

“Untuk sampai ke pemegang saham kita sesuai aturan yang berlaku saja,” tuturnya.

Pada 2016, PBRX mengantongi laba bersih sebesar US$ 14,58 juta dan penjualan sebesar US$ 482,2 juta. Tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15%.

“Untuk bottom line targetnya kurang lebih sama dengan tahun lalu sekitar 2%,” imbuhnya.

Pada kuartal I-2017 kinerja PBRX mengalami perlambatan. Tercatat laba bersih perseroan turun dibanding kuartal I-2016 sebesar US$ 3,72 juta menjadi US$ 2,18 juta.

Menurut Anne kuartal I memang merupakan siklus penjualan yang rendah bagi perseroan. Adapun puncak penjualan terjadi pada kuartal II dan III.

“Kuartal I memang paling rendah walaupun sizenya naik 10%. Tapi memang yang paling tinggi di kuartal II dan III itu. Kuartal III bisa cover target kita itu,” tukasnya. (dna/dna)

Sumber : https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-3508415/pan-brothers-bangun-2-pabrik-baru-tahun-ini-senilai-rp-390-miliar

PENGAMAT : PEMBANGUNAN PABRIK SEMEN REMBANG TAK MASALAH.

in Berita Saham by

(04/04/2017). Jakarta Pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah, di wilayah cekungan air tanah sebenarnya tak masalah karena tidak merusak sumber air lingkungan sekitar, kata pengamat analisis mengenai dampak lingkungan Budi Sulistijo.

“Kalau cekungan air tanah (CAT) dilarang ditambang, lalu bagaimana nasib industri mineral kita? Mati industri mineral nasional kita,” ujar Budi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurutnya, penambangan di daerah cekungan air tanah (CAT) tetap boleh dilakukan secara hati-hati jika memang terbukti memiliki sumber air. Sebaliknya, isu sesat mengenai pelarangan pembangunan di wilayah CAT justru akan mematikan industri mineral nasional.

Dikatakan, jika pembangunan di wilayah CAT dipermasalahkan, maka Mass Rapid TransportaImage result for Semen indonesiation (MRT) di Jakarta juga harus dilarang karena posisinya yang berada di atas CAT Jakarta.

Dia juga memberikan contoh pembangunan migas dan batu bara yang semuanya juga berada di atas wilayah CAT. “Anda harus tahu, migas, batu bara, semua wilayah di Jateng itu berada di atas CAT,” katanya.

Mantan Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono menjelaskan bahwa secara keseluruhan, wilayah CAT sebenarnya dapat ditambang, asalkan tidak mengganggu sistem akuiver atau sirkulasi air tanah.

“Tetap bisa selama tidak mengganggu sistem akuiver. Cekungan air tanah itu ditandai dengan daerah imbauan air di atas permukaan tanah, kemudian daerah keluaran mata air. Jadi tidak semua CAT itu karst, tidak semua batu kapur itu karst,” kata Surono yang pernah menjabat Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) selama delapan tahun sejak 2006 ini. (end)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/smgr-pengamat—pembangunan-pabrik-semen-rembang-tak-masalah,93071704.html

Sinar Mas Perluas Penjualan demi Kerek Pangsa Pasar Kertas

in Berita Saham by

(22/03/2017) Jakarta — Asia Pulp and Paper (APP), anak usaha grup Sinar Mas di bidang usaha kertas dan bubur kertas berencana meningkatkan penetrasi penjualan di daerah-daerah luar Jawa dan Sumatera, demi mengerek penguasaan pangsa pasar kertas cetak dan fotokopi di Indonesia.

Salah satu produk APP yang diklaim menguasai 50 persen pangsa pasar kertas cetak dan fotokopi adalah Sinar Dunia (SiDU).
Sinar Mas Perluas Penjualan demi Kerek Pangsa Pasar Kertas
“Kami akan memperluas dan memperkuat jaringan distribusi untuk memastikan bahwa kertas SiDU tersedia sampai ke seluruh pelosok daerah di Indonesia,” ujar Martin Jimi, SiDU Consumer Domestic Business Head, Selasa (21/3).

Untuk bisa menambah pangsa pasar tersebut, Martin menyebut perusahaan tempatnya bekerja akan memperbanyak mitra bisnis baru untuk memastikan ketersediaan produk kertas SiDU terutama di luar Jawa dan Sumatera.

Selain memperluas area penjualan, APP Consumer Business Unit Head Sovan K. Ganguly menyebut, perusahaannya terus berinovasi memproduksi varian kertas SiDU.

Sumber : http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170321183213-92-201795/sinar-mas-perluas-penjualan-demi-kerek-pangsa-pasar-kertas/

MAYORITAS MASYARAKAT REMBANG DUKUNG BERDIRINYA PABRIK SEMEN INDONESIA

in Berita Saham by

(22/03/2017) – Mayoritas warga Rembang, Jawa Tengah sangat mendukung berdirinya pabrik semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Berdirinya pabrik tersebut dinilai banyak memberikan manfaat serta kesejahteraan khususnya ke warga sekitar pabrik.

“Kami melihat banyak yang mendukung pabrik semen berdiri ketimbang yang kontra. Dari total warga yang tinggal di beberapa desa yang ada di sekitar pabrik seperti Pasucen, Tegaldowo, Kadiwono, Kajar dan lainnya itu, sekitar 95% mendukung pabrik semen berdiri, “kata Anis Maftuhin, pendamping masyarakat dari Forum Kyai Muda se-Jawa Tengah, saat ditemui wartawan, di Jakarta, Selasa.

Kepala Desa Pasucen, Salamun mengaku, bahwa warga Desa Pasucen sangat merasakan manfaat dengan masuknya Semen Indonesia. Contohnya, saat ini masyarakat dengan sangat mudah mendapatkan air.
Image result for semen gresik
“Kalau dulu Itu, kami susah mendapatkan air bersih, sampai harus berkilo kilo mendapatkan nya. Untuk mendapatkan air bersih saja harus ke tebing. Alhamdulillah, sekarang sudah sangat mudah, karena sudah di bikinin pipa air oleh Semen Indonesia, ” tuturnya.

Atas dasar manfaat tersebut, Salamun menegaskan bahwa masyarakat desa Pasucen mendukung pabrik semen didirikan dan berharap dapat cepat beroperasi.” Saya pastikan, 100% masyarakat desa Pasucen mendukung pabrik Semen Indonesia, “tegasnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Sumindar, warga Desa Kajar (mantan Kepala Desa). Ia mengatakan, 100% masyarakat Kajar juga mendukung pabrik semen. Selain air bersih yang di dapat, warga Kajar juga telah mendapatkan banyak manfaat lainnya.

“Pabrik semen ini telah mengurangi pengangguran, karena telah mengatakan tenaga kerja. Dengan adanya pabrik, banyak peluang usaha contohnya ada yang bekerja di pabrik, Ibu-ibunya juga usaha cathering, laundry dan banyak lagi lainnya, “pungkas Sumindar.

Jika melihat fakta yang ada, Anis menilai, bahwa sebenarnya tidak ada alasan untuk menolak berdirinya pabrik semen tersebut karena lebih banyak manfaat ketimbang mudoratnya. Artinya, adanya penolak pabrik semen di sinyalir ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, meskipun memang ada segelintir masyarakat asli Rembang.

“Saya melihat masyarakat yang menolak kebanyakan bukan asli Rembang. Yang demo kontra pabrik itu kebanyakan dari Pati, Belora dan warga yang jauh dari pabrik,” ungkapnya.

Kemudian jika terkait lingkungan masih dipermasalahkan, kata Anis, disitu ada fakta yang tidak pernah diungkit sebelumnya. Beberapa fakta itu seperti, adanya beberapa penambangan sebelumnya yang sudah ada sejak beberapa tahun lalu. “Jadi, kenapa pas Semen Indonesia yang benar-benar atau resmi malah di permasalahkan,” tuturnya. (end/as)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/smgr-mayoritas-masyarakat-rembang-dukung-berdirinya-pabrik-semen-indonesia,79173558.html

Pabrik ke-14 Indocement Resmi Beroperasi

in Berita Saham by

IMQ, Jakarta —  PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) telah meresmikan pabrik ke-14 yang berdiri di Citeureup, Jawa Barat.

Sekretaris Perusahaan Indocement, Pigo Pramusakti, menuturkan peresmian dilakukan pada 20 Oktober 2016. Pabrik terintegrasi ini berkapasitas sekitar 4,4 juta ton semen per tahun.

“Pabrik ini memiliki perlengkapan modern yang hemat energi, sistem kendali emisi tercanggih serta fasilitas produksi ramah lingkungan,” ujar Pigo melalui keterbukaan informasi BEI, Senin (24/10).

Pabrik juga didesain memiliki bagi filter yang sangat efisien untuk kiln dan cooler gas, sehingga dapat mencapai muatan gas bersih kurang dari 10 mg/Nm3. Perseroan mengklaim bahwa pabrik ini dilengkapi dengan pengantongan semen dan pusat dispatch terbesar di dunia.

“Karena memiliki lima lini fasilitas otomatis penuh. Total kapasitasnya 9.000 palet per hari dan 360.000 kantor per hari,” urainya.

Pabrik itu juga dilengkapi dengan laboratorium kualitas kontrol berteknologi robotik termodern dan fasilitas produksi otomatis penuh dengan sistem kendali proses tercanggih. Pabrik dirancang untuk penggunaan bahan bakar dan bahan baku alternatif.

“Total kapasitas desain terpasang perseroan sekitar 24,9 juta ton semen per tahun,” ungkapnya.

AISA bangun pabrik beras Rp 600 miliar

in Uncategorized by

JAKARTA. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) berencana menambah kapasitas pabrik beras. Perseroan akan membangun dua pabrik beras baru di Kabupaten Sidrap dan Bone, Sulawesi Selatan.

Direktur Keuangan AISA Sjambirie Lioe mengatakan, pembangunan pabrik ini sempat mundur dari jadwal semula dan baru akan dimulai pada semester dua tahun depan. Nilai investasi keduanya mencapai Rp 600 miliar.

Rencananya, kedua pabrik itu memiliki kapasitas produksi sekitar 240.000 ton beras per tahun. Jika tak ada aral melintang, pabrik akan mulai beroperasi pada tahun 2018 mendatang. Pembangunan pabrik beras merupakan bagian dari rencana AISA yang mulai fokus pada bisnis beras kemasan ketimbang beras curah.

Pasalnya, beras kemasan bisa memberikan marjin yang lebih tinggi. Hitungan AISA, marjin laba beras kemasan bisa mencapai 18%. “Sementara jenis beras sebelumnya yaitu beras curah, hanya sekitar 12%,” ujar Sjambiri di Jakarta, Selasa (20/9).

Kini, beras kemasan menyumbang sekitar 28% hingga 29% terhadap total pendapatan beras AISA. Padahal di tahun lalu, kontribusi penjualan beras kemasan baru sekitar 17% dari total penjualan beras perseroan.

Salah satu produk beras kemasan yang menjadi andalan AISA adalah beras dengan merek “Maknyuss”. Perseroan ini mempromosikan produk tersebut melalui Mitra Usaha Maknyuss. Menurut Sjambiri, promosi melalui mitra membuat distribusi beras produk perseroan ini lebih baik.

Konsumen bisa membeli melalui perorangan, tidak hanya melalui toko. Hingga semester satu lalu, AISA mencetak laba bersih sebesar Rp 256 miliar. Jumlah itu naik 30,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 195,9 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan pendapatan yang tumbuh 14% year on year menjadi Rp 3,6 triliun. Penjualan dari bisnis beras mencapai Rp 2,4 triliun atau 67% dari total pendapatan AISA.

Lalu, penjualan makanan ringan dan bihun mencapai Rp 1,1 triliun. Sementara pendapatan lainnya berasal dari bisnis perkebunan.

Go to Top