Tag archive

proyek

METLAND TARGETKAN PENJUALAN Rp220 MILIAR HUNIAN METLAND MENTENG.

in Berita Saham by

PT Metropolitan Development Tbk (MTLA) menargetkan bisa meraup Rp220 miliar dari proyek hunian di Metland Menteng sepanjang tahun ini dengan menyiapkan berbagai strategi penjualan termasuk subsidi uang muka.
Image result for metropolitan development tbk
Edwin H. Wardhana, General Manager Mentland Menteng mengatakan optimistis masih meraih target tersebut jika mengacu pada penjualan semester I yang masih mencapai 130 persen atau melampaui target yang telah ditetapkan.

Selain memasarkan rumah siap huni, perusahaan juga akan terus meluncurkan rumah indent dan akan menyiapkan produk rumah tipe baru lagi sampai akhir tahun 2017. Salah satu strategi baru yag diterapkan yaitu memberikan subsidi uang muka atau DP dari Rp119 juta per unti untuk rumah siap huni seharga mulai dari Rp2,1 miliar. (end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/mtla-metland-targetkan-penjualan-rp220-miliar-hunian-metland-menteng,98080724.html

Adaro Siap Ikut Lelang Tiga PLTU Mulut Tambang

in Berita Saham by

Indonesia — PT Adaro Power menyatakan minat untuk mengikuti lelang tiga proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mulut tambang yang akan dihelat sepanjang tahun ini. Adapun, ketiga proyek yang dilirik adalah PLTU di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan.

Adaro Siap Ikut Lelang Tiga PLTU Mulut Tambang
Ketiga proyek yang dilirik PT Adaro Power adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Wakil Direktur Utama Adaro Power Dharma Djojonegoro mengatakan, ketiga proyek tersebut bukan diperebutkan melalui lelang terbuka. Rencananya, perusahaan mengikuti lelang untuk menjadi mitra anak usaha PT PLN (Persero) dalam menggarap PLTU mulut tambang yang ditugaskan langsung oleh PLN.

“Memang, kami lihat lelangnya sekarang berbeda. Di sini kami berkompetisi untuk menjadi mitra dengan anak usaha PLN yang rencananya ditugaskan langsung oleh PLN untuk menggarap PLTU mulut tambang,” jelas Dharma, Kamis malam (8/6).

Jika terpilih, nantinya anak usaha PT Adaro Energy Tbk ini akan membentuk konsorsium dengan anak-anak usaha PLN sebagai pengembang listrik swasta (Independent Power Producer/IPP).

Selain itu, ia pun tidak masalah jika nantinya tambang Adaro diakuisisi PLN demi mengembangkan PLTU mulut tambang.

Sekadar informasi, PLN melalui anak usahanya berencana untuk mengakuisisi tambang batu bara dan memasok produksinya untuk kebutuhan pembangkit.

“Kami siap saja jika nanti ada lahan batu bara yang diakuisisi untuk PLTU mulut tambang. Sepertinya tambang kami di Kalimantan Timur siap untuk diakuisisi, tapi tentu saja nanti akan didiskusikan kembali,” paparnya.

Sejauh ini, Adaro memang mengincar tiga proyek pembangkit saja karena lahan pertambangan yang dimiliki perusahan hanya dekat ke tiga lokasi tersebut.

“Kalau kami punya tambang banyak, bisa saja kami ikut semua lelang,” paparnya.

Sebagai informasi, PLN membuka 16 proyek baru PLTU mulut tambang pasca Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2017 hingga 2026 terbit bulan April silam.
Rencananya, 16 proyek itu memiliki kapasitas total 6.990 megawatt (MW). Dari angka tersebut, sebanyak 5.390 MW berada di Sumatera dan 1.600 MW akan dibangun di Kalimantan.

Jika seluruh proyek ini terealisasi, maka bauran energi (energy mix) bagi batu bara mencapai 50,4 persen dari awalnya 50,3 persen dari total bauran energi nasional. Adapun, tambahan kapasitas pembangkit bertenaga batu bara diproyeksi sebesar 31,9 gigawatt (GW) pada 10 tahun mendatang. (gir)

Sumber : http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170609095536-85-220516/adaro-siap-ikut-lelang-tiga-pltu-mulut-tambang/

Presiden Jokowi Minta Percepat Ketersediaan Pasokan Listrik

in Berita Saham by

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menilai keluhan masyarakat mengenai pasokan listrik yang tidak mencukupi sebagai sesuatu yang mendesak untuk segera diselesaikan.

Kepala Negara mengaku telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk segera mengupayakan penyelesaian masalah tersebut.

“Inilah memang fakta yang kita hadapi. Oleh sebab itu, saya telah perintahkan terus kepada menteri, baik menteri ESDM, BUMN, dan Dirut PLN untuk secepat-cepatnya menyelesaikan kekurangan-kekurangan yang sudah sangat mendesak di daerah-daerah. Terutama di kawasan Indonesia Timur, utamanya lagi di tanah Papua,” ujar Jokowi dalam keterangan resmi, Selasa (9/5/2017).

Khusus di wilayah Papua, lanjutnya, pembangunan infrastruktur kelistrikan merupakan salah satu persiapan pemerintah dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di sana pada tahun 2020 mendatang. Selain infrastruktur kelistrikan, infrastruktur pendukung lain seperti venue penyelenggaraan pertandingan juga tengah dikerjakan.

“Sekarang venue-venue tempat untuk penyelenggaraan sedang dibangun oleh gubernur, oleh provinsi, kota, dan sebagian oleh pemerintah pusat. Tetapi sudah dihitung bahwa listriknya masih kurang. Oleh sebab itu, apa yang akan kita resmikan dan bangun ini juga salah satu persiapan untuk menyambut PON 2020,” ungkap Presiden.

Berdasarkan data yang diterima oleh Kepala Negara, jumlah pasokan listrik di Papua dan Papua Barat saat ini ialah sebesar 280 MW. Adapun pada tahun 2019 mendatang, pemerintah menargetkan jumlah pasokan sebesar 730 MW.

Sumber : http://industri.bisnis.com/read/20170510/44/652460/presiden-jokowi-minta-percepat-ketersediaan-pasokan-listrik

APLN Andalkan Proyek Luar Jawa

in Berita Saham by

(18/04/2017). JAKARTA — PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)  melakukan pengembangan proyek di lokasi sunrise khususnya luar pulau Jawa guna menarik investasi yang lebih baik.

AVP Marketing Agung Podomoro Group, Agung Wirajaya mengatakan perusahaan tengah menggarap beberapa proyeknya di kawasan second tier. Dia mencontohkan Borneo Bay City di Balikpapan, Orchard Park di Batam, dan Podomoro City Deli di Medan. Agung optimis kawasan-kawasan ini bakal mengalami perkembangan yang bagus.

Agung melanjutkan dalam waktu dekat, APLN juga akan mengoperasikan sejumlah proyek perhotelan bintang lima, yakni di Bandung (Ibis Hotel), Medan (Pullman Hotel), Balikpapan (Pullman Hotel), daImage result for agung podomoro landn akan meresmikan proyek resor di Seminyak, Bali.

Pengembangan bangunan vertikal tersebut, selain ditunjang oleh kemampuan finansia
l dari tren iklim usaha yang baik, juga lantaran kian sulitnya menemukan lahan kosong untuk mempertahankan pengembangan pola rumah tapak atau model bangunan-bangunan tunggal tak bertingkat.

“Saat ini hunian vertikal sudah jadi kebutuhan di kota yang tumbuh cepat. Potensi-potensi itulah yang membuat kami mengembangkan proyek hunian kami di berbagai tempat selain di Jakarta,” katanya melalui siaran persnya Minggu (16/4).

Selain itu perusahaan kata dia melihat bahwa angka pertumbuhan ekonomi di beberapa kota besar di Indonesia itu selalu bergerak melebihi angka pertumbuhan rata-rata nasional. Sektor properti lanjutnya juga menjadi salah satu indikator kemajuan pertumbuhan sebuah kota.

Besarnya peluang yang ditawarkan pasar properti ini seakan menstimulasi para developer untuk meluncurkan proyek-proyek baru. Mereka membangun apartemen, perkantoran, ruang komersial, serta perumahan.

Menurutnya pasar properti Indonesia saat ini lebih menjanjikan. Banyak peluang ditawarkan dengan profit tinggi. Terlebih lagi, masyarakat kelas menengah dengan daya beli tinggi yang kian bertambah semakin membutuhkan hunian yang dapat merepresentasikan kelasnya.

Hal itu juga yang mendorong APLN untuk ikut meramaikan kondisi pasar yang didominasi kalangan menengah tersebut.

Belum lagi, kebijakan tax amnesty jilid tiga yang mulai berlaku pada Maret 2017 juga akan turut memberi dampak positif terhadap pasar properti. Dia memprediksi pengaruhnya akan mulai terasa pada kuartal kedua 2017.

“Dengan adanya berbagai kebijakan pemerintah yang pro-properti, iklim usaha bisnis properti menjadi membaik di tahun lalu khususnya di semester kedua,”kataAgung.

Sejumlah proyek residensial APLN yang juga akan dibangun, di antaranya Vimalla View di Kawasan Ciawi Gadog Bogor, Orchard View di Batam, dan di Karawang dengan proyek Taruma City.

Sumber : http://properti.bisnis.com/read/20170417/107/645492/apln-andalkan-proyek-luar-jawa

Duet Agung kuasai bisnis apartemen ibu kota

in Berita Saham by

(12/04/2017) JAKARTA. Keterbatasan lahan di sekitar Jakarta menyebabkan bisnis hunian jangkung masih bakal terus tumbuh. Kondisi ini memicu para pengembang terus berupaya menggarap proyek apartemen di sekitar Jakarta.

Colliers Indonesia mencatat, hingga kuartal I tahun ini, ada sekitar 178.969 unit apartemen di sekitar Jakarta. Jumlah ini dipastikan bakal membengkak dalam tiga tahun ke depan. Konsultan properti ini memproyeksikan, akan ada tambahan 59.017 unit apartemen dalam tiga tahun ke depan.Duet Agung kuasai bisnis apartemen ibu kota

Perincianya, terdapat 21.167 unit proyek apartemen yang bakal kelar tahun ini. Lantas tahun depan ada sekitar 28.303 unit. Dan di tahun 2019 nanti masih ada tambahan pasokan unit apartemen sebanyak 9.547 unit.

Sejumlah pengembang besar dan menengah terlibat di proyek hunian jangkung di sekitar Jakarta. Menurut Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers Indonesia ada dua pengembang besar yang menguasai pasokan unit apartemen di Jakarta.

Urutan pertama adalah PT Agung Podomoro Tbk (APLN) dan di posisi runner up yakni Agung Sedayu Group. Ferry mengaku tidak mempunyai data pasti soal jumlah pasokan unit apartemen yang dimiliki kedua pengembang tersebut. Begitu pula urutan pengembang berikutnya.

Yang jelas ia menyebutkan, ke depan, pasokan apartemen di Jakarta akan lebih banyak menyasar wilayah Jakarta Barat lantaran banyak warga “keturunan” yang tinggal di wilayah tersebut. “Kalau di Jakarta Selatan, orang membeli apartemen untuk berinvestasi,” katanya, kepada KONTAN, Selasa (11/4).

 

Menambah proyek

Wibisono, Hubungan Investor PT Agung Podomoro Land Tbk mengakui, pihaknya memang banyak memiliki proyek apartemen terutama yang berada di sekitar Jakarta. Menurut hitungannya, hingga saat ini, Agung Podomoro sudah mempunyai sekitar 85.000 unit apartemen di Jakarta.

Nah, jumlah ini dipastikan bakal bertambah. Soalnya, pengembang ini tengah menggarap hunian jangkung berna,a Grand Madison Park di Tanjung Duren, Jakarta Barat dengan kapasitas 330 unit.

Sayang Wibisono tidak merinci soal target dari proyek tersebut. “Kami tidak disclose target marketing sales untuk tiap proyek,” katanya kepada KONTAN.

Sedangkan menurut Theresia Rustandi, Sekretaris Perusahan PT Intiland Development, pihaknya saat ini sudah memiliki sekitar 5.000 unit apartemen di Jakarta. Dan tahun ini menggarap proyek The Hamilton di Jakarta Selatan dan Regatta London Tower di Jakarta Utara.

Sumber : http://industri.kontan.co.id/news/duet-agung-kuasai-bisnis-apartemen-ibu-kota

Waskita Ingin Dana Talangan Segera Kembali

in Berita Saham by

(31/03/2017). JAKARTA — PT Waskita Toll Road tengah berupaya untuk dapat membebaskan lahan jalan tol sambil menunggu pencairan pengembalian dana pembebasan lahan dari Lembaga Manajemen Aset Negara.

Direktur Perencanaan dan Pengendalian PT Waskita Toll Road Purma Jose Rizal mengatakan, kebutuhan dana talangan untuk pembebasan lahan jalan tol yang menjadi bagian tanggung jawab perusahaan mencapai Rp25,60 triliun.

“Total kebutuhan dana talangan untuk pembebasan lahan mencapai Rp25,60 triliun yang baru disalurkan Rp7,10 triliun,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (30/3).

Kebutuhan dana talangan tersebut digunakan untuk membebaskan lahan pada 18 ruas jalan tol yang menjadi porsi dari anak usaha PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) tersebut.

Dengan adanya 18 ruas jalan tol yang tengah digarap oleh Waskita Toll Road, total panjang jalan tol yang dimiliki perusahaan hingga 2019 mencapai 1.018,99 kilometer.

“Ini masih nunggu dari LMAN untuk pengembaliannya. Nanti akan ada MoU pada 4 April terkait dana talangan ini,” kata Purma.

Corporate Secretary WSKT Ariandi Siregar menuturkan, perusahaan akan menggulirkan dana talangan hingga Rp10,86 triliun kepada anak usahanya tersebut.

“Fasilitas pinjaman yang diberikan akan digunakan oleh Waskita Toll Road untuk memenuhi kebutuhan setoran pada rekening dana talangan untuk beberapa BUJT milik Waskita Toll Road,” tuturnya.

Menurutnya, pemberian dana talangan tersebut bertujuan untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol.

 

SEMARANG—BATANG

Sementara itu, badan usaha milik milik Waskita, yakni PT Jasamarga Semarang Batang meminta agar LMAN untuk dapat segera mencairkan pengembalian dana talangan yang akan digunakan penyelesaian pembebasan lahan tol ruas Semarang—Batang.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Saut P. Simatupang mengatakan, dana talangan yang dibutuhkan untuk pengadaan lahan ruas jalan tol sepanjang 75 kilometer itu ialah Rp4,70 triliun.

“Kebutuhan dana talangan untuk ruas tol Semarang—Batang Rp4,70 triliun ini dari sindikasi pembiayaan Bank Mandiri dan BCA senilai Rp1,87 triliun. Yang sudah disalurkan oleh pemegang saham sendiri Rp4 triliun,” tuturnya.

Untuk menutupi kekurangan dana talangan pembebasan lahan jalan tol tersebut, Saut berharap agar LMAN dapat mengembalikan dana talangan yang telah digulirkan oleh perusahaan sehingga dapat digunakan kembali untuk membebaskan lahan.

Jalan tol Semarang—Batang menjadi salah satu proyek strategis nasional sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden No. 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan diberikan penjaminan melalui PT Penjamin Infrastruktur Indonesia.

“Memang ada selisih bunga dari kredit sindikasi yang kami pinjam kepada bank sebelum LMAN mengembalikan dana talangan yang telah digulirkan. Kompensasinya sebesar 5%,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Saut, pembebasan lahan jalan tol Semarang—Batang baru mencapai 75%. Hingga akhir April tahun ini, pembebasan lahan ditargetkan dapat selesai seluruhnya atau mencapai 100%.

Sementara itu, untuk pogres konstruksi pembangunannya hingga kini baru mencapai 30%.

Saut menargetkan pengoperasian penuh jalan tol Semarang—Batang akan dilakukan pada kuartal keempat 2018.

Sumber : http://koran.bisnis.com/read/20170331/437/641542/waskita-ingin-dana-talangan-segera-kembali

MEGAPOLITAN DEVELOPMENT FOKUS PEMBANGUNAN PROYEK DI 2017.

in Berita Saham by

(31/03/2017) Jakarta.Pengembang properti PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) berhasil mempertahankan tren peningkatan kinerja pendapatan yang tercatat sebesar Rp330,4 miliar dari pencapaian tahun 2015 sebesar Rp325,3 mliar.

Managing Director Megapolitan Developments, Ronald Wihardja mengungkapkan bahwa kenaikan pendapatan didorong oleh proyek hunian yang dikembangkan Perseroan di wilayah Cinere. “Pengakuan penjualan proyek hunian seperti Cinere Parkview, Graha Cinere untuk tipe rumah Fancy dan Cozy, serta Cinere One Residence yang menyumbang kontribusi besar terhadap naiknya pendapatan usaha,” kata dia, Kamis.

Ditinjau dari segmentasi pengembangannya, proyek-proyek perumahan masih menjadi kontributor pendapatan usaha terbesar mencapai Rp113,4 miliar atau 35% dari total pendapatan. Segmen persewaan dari pusat perbelanjaan menyumbang kontribusi Rp102,1 miliar atau 30% sebagian besar berasal dari Mal Cinere dan Cinere Bellevue Mall.

Untuk segmen apartemen mencatatkan kontribusi pendapatan sebesar Rp62 miliar atau 19% yang berasal dari apartemen Cloud Tower, Sky Tower, dan Cinere Bellevue Suites. Segmen ruko dan kios memberikan kontribusi sebesar Rp52,4 miliar atau 16 persen melalui ruko Cinere Terrace Commerial dan Bizpark @Vivo Sentul serta kios Galleria Kiosk @Vivo Sentul.

Sementara ditinjau berdasarkan tipe, pendapatan dari pengembangan (development income) memberikan kontribusi sebesar Rp228 miliar atau 70% dari keseluruhan. Sisanya berasal dari pendapatan berkelanjutan (recurring income) yang mencapai Rp102 miliar atau 30%.

Ronald juga mengatakan, industri properti nasional di 2016 belum mengalami kenaikan yang signifikan, tetapi manajemen berhasil memberikan komitmen dalam mempertahankan pertumbuhan kinerja. Ini terlihat dari aset Megapolitan Developments yang mengalami kenaikan sebesar 14 persen yaitu Rp1,363 triliun ketimbang tahun sebelumnya yaknu Rp1,196 triliun.
Image result for megapolitan development tbk
Kenaikan tersebut disebabkan oleh peningkatan Kas, Piutang Usaha, dan persediaan di seluruh proyek antara lain Galleria Vivo Mall Sentul, Cinere Parkview, Cloud Tower dan Sky Tower.

Ronald pun mengaku optimis pasar properti nasional diperkirakan akan mulai membaik di tahun 2017 seiring dengan perkembangan infrastruktur yang saat ini gencar dilaksanakan di sejumlah wilayah di Indonesia khususnya wilayah Jabodetabek.

Selain infrastruktur, sejumlah upaya dan paket kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah juga akan menstimulus industri properti tanah air. Tahun ini, Perseroan fokus pada penjualan seluruh inventori proyek-proyek eksisting seiring peluncuran sejumlah proyek baru dengan konsep pengembangan yang kuat baik di Cinere, Karawaci, dan Sentul. Sejumlah proyek baru pun telah disiapkan oleh Perseroan untuk dirilis tahun ini antara lain hunian eksklusif, ruko, dan apartemen di Cinere, hunian eksklusif di Sentul, serta pengembangan lanjutan di proyek eksisting apartemen The Habitat@Karawaci. (end/fu)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/emde-megapolitan-development-fokus-pembangunan-proyek-di-2017,89072422.html

SSIA AKAN GARAP PROYEK Rp10 TRILIUN DI KAWASAN KUNINGAN.

in Berita Saham by

(23/03/2017), Jakarta. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) bakal mendirikan gedung perkantoran dan apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan yang akan memakan total biaya mencapai Rp10 triliun.

Investor Relasi Surya Semesta Internusa, Erlin Budiman mengungkapkan, perseroan memiliki lahan seluas 2,3 hektare di sekitar Hotel Gran Melia. Untuk tahap awal, perusahaan berencana membangun sebuah menara perkantoran dengan tinggi sekitar 39 lantai.Image result for kawasan industri surya semesta internusa

“Tahun depan kami mulai bangun satu tower, nilainya sekitar Rp2,5 triliun. Konstruksi 2018, diharapkan selesai 2021,” kata dia.

Namun, Erlin juga mengatakan kalau nantinya pembangunan tak berhenti di situ saja. Perseroan mengincar pembangunan tiga menara, dimana dua menara adalah perkantoran dan satu menara merupakan hotel dan apartemen.

“Rencana ada tiga tower, satunya hotel apartemen. Nilai total bisa Rp10 triliun, targetnya 2024 selesai,” bebernya.

Lebih lanjut Erlin bilang, dalam proyek ini perseroan ingin mencari rekan perusahaan lain. Ia mengaku perusahaan lebih tertarik dengan rekanan kerja sama dari perusahaan asing.

“Kami masih cari partner. Maunya partner asing, karena untuk promosi. Apalagi rencananya gedung perkantoran ini adalah Grade A,” jelas Erlin.

Sementara terkait pendanaan proyek, Erlin menyebutkan, SSIA mencanangkan belanja modal senilai Rp1,5 triliun pada tahun ini, di mana Rp1 triliun dikhususkan untuk properti. Untuk tahun depan, ia bilang kalau pihaknya akan memperoleh dana dari hasil penjualan saham konsesi tol Cikopo-Palimanan (Cipali). (end/fu)

Sumber : http://www.iqplus.info/news/stock_news/ssia-ssia-akan-garap-proyek-rp10-triliun-di-kawasan-kuningan,80141335.html

Ciputra Siapkan Proyek Mix Used Terbaru

in Berita Saham by

08/03/2017, JAKARTA—PT Ciputra Residence merencanakan proyek kawasan terpadu (Mixed Used) terbaru di Puri Indah, Jakarta Barat.

Direktur Senior Ciputra Grup Agussurja Widjaja mengatakan pembangunan akan dilakukan di atas lahan seluas 2 ha. Pembangunan tahap pertama ujarnya akan mencakup hunian vertikal dan ritel. Peluncuran apartemen akan diupayakan pada semester kedua tahun ini.

“Apartemen kita sasarnya segmen menengah ya,”katanya usai acara Citralink Selasa (7/3/2017)

Agus melanjutkan harga jual yang dipatok kepada calon konsumen nantinya berkisar Rp30—Rp35 juta per meter persegi. Perusahaan rencananya akan menggandeng partner yang masih dirahasiakan untuk pengembangan kawasan terpadu.

“Detail proyeknya nanti ya, Itu masih di detilin. Baru bikin rencana,”imbuhnya.

Agus melanjutkan target penjualan untuk tahun ini masih belum dipastikan. Semua proyeksi pertumbuhan masih akan didiskusikan secara matang hingga April mendatang.

Sementara itu Presiden Direktur PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata mengatakan juga akan menambah fasilitas hunian Citra Raya Tangerang dengan kehadiran pusat perbelanjaan, hotel, ecoplaza, area komersial. Pembangunan residensial itu bekerja sama dengan Mitsui dan Toyota Housing. Selain itu, di Citra Maja juga akan dikembangkan transit oriented Development. Kawasan ini nantinya akan mencakup area komersial termasuk shuttle bus dari dan ke stasiun Maja.

Proyek lainnya miliki Ciputra Resort di Malang akan ditambah dengan sport club, komersial center lainnya

Budi mengungkapkan dalam menyongsong tahun ini, kinerja perseroan juga diharapkan dapat lebih meningkat dengan semangat inovasi. Salah satunya melalui pemasaran properti secara digital.

“Pemasaran ditingkatkan melalui Citralink. Citraland menghubungkan proyek-proyek kami dengan komunitas pemasar yang beranggotakan 5.000 orang secara digital. Ini merupakan cara berinovasi dan berkarya dengan produk-produk terbaru,”tekannya.

Terkait digitalisasi itu, Country Director Rumah123.com Ignatius Untung,mengatakan saat ini hampir 50% pengguna media online mayoritas berusia 25-44 tahun sebagai pencari properti. Pembelian properti menggunakan digital diproyeksikan 20 kali lebih efektif dibandingkan dengan media cetak.

Pemanfaatan teknologi digital itu akan banyak membantu untuk mengetahui di mana pasokan properti tersebar dan mampu dioptimalkan untuk mendorong kinerja.

Sumber : http://properti.bisnis.com/read/20170307/49/634949/ciputra-siapkan-proyek-mix-used-terbaru

Tol Sepanjang 38 Kilometer Segera Beroperasi di Lampung

in Berita Saham by

07/03/2017, PT Hutama Karya (Persero) menargetkan 70 kilometer pertama dari tol Trans Sumatera akan selesai dan beroperasi pada tahun depan.

Tol Sumatera
Foto udara proyek pembangunan jalan tol Sumatera ruas Palembang-Indralaya Seksi I, Selasa (17/1) ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI

Pemerintah menargetkan sekurangnya 38 kilometer tol di Provinsi Lampung akan selesai pekerjaannya dan siap beroperasi tahun ini. Tol tersebut terdiri dari empat ruas dengan panjang berbeda-beda.

Dari data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), empat ruas yang hampir rampung dibangun adalah ruas Pelabuhan –Interchange Bakauheni (bagian dari paket I) sepanjang 8,9 kilometer serta ruas Lematang – Kota Baru (bagian paket II) sepanjang 5,6 kilometer. Keduanya ditargetkan rampung pada bulan ini.

Sedangkan dua ruas lainnya adalah Branti – Metro (bagian dari paket III) sepanjang 13,5 kilometer, serta ruas Guning Sugih – Terbanggi Besar (bagian dari paket IV) sepanjang 10 kilometer yang ditargetkan akan rampung pada bulan Desember 2017 mendatang.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja mengatakan nantinya tol Bakauheni – Terbanggi Besar yang beroperasi secara parsial akan digunakan bersama jalan nasional. Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu ruas lainnya yang targetnya baru rampung pada Juli 2018 mendatang.

“Misal pelabuhan ke (kecamatan) Bakauheni itu 5 kilometer. Masih parsial antara tol dengan jalan nasional,” kata Endra kepada Katadata, Selasa (7/3).

Secara fisik, Kementerian PUPR mengklaim pekerjaan ruas tol yang total panjangnya 140,9 kilometer ini baru mencapai 15,4 persen. Sedangkan untuk lahan yang dibebaskan mencapai 47,4 persen. Adapun kebutuhan biaya pekerjaan tol ini mencapai Rp 16,7 triliun. Sedangkan pekerjaannya sendiri telah ditugaskan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Hutama Karya (Persero).Grafik: Pencapaian Pengadaan Lahan Tol

Untuk membangun proyek ini, Hutama Karya telah mendapatkan suntikan modal pemerintah sebesar Rp 3,6 triliun pada tahun 2015 lalu, disusul injeksi serupa sebesar Rp 2 triliun pada tahun lalu.

“Keuntungan penugasan ini dia (Hutama Karya) akan selalu jadi leader dari proyeknya, jadi kontraktor lain di bawah dia,” kata Endra.

Sebelumnya PT Hutama Karya (Persero) menargetkan 70 kilometer pertama dari tol Trans Sumatera akan selesai dan beroperasi pada tahun depan. Direktur Jalan Tol Hutama Karya Bambang Pramusinto mengatakan 70 kilometer tersebut tersebar di tiga ruas tol Trans Sumatera yakni Medan–Binjai, Palembang–Indralaya, serta Bakauheni–Terbanggi Besar.

Bambang mengatakan beberapa potong ruas yang akan rampung antara lain ruas tol Medan–Binjai seksi dua dan tiga sepanjang 10,3 kilometer. Ruas tol ini akan selesai pada Februari 2017. Ruas Palembang–Indralaya seksi Palembang–Pamulutan sepanjang 7,1 kilometer juga akan rampung pada bulan yang sama.

Kemudian beberapa paket jalan tol ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, seperti Pelabuhan Bakauheni–Interchange Bakauheni. Dia menargetkan ruas tol ini selesai dan dapat mulai beroperasi pada April tahun depan.

“Sebenarnya ada beberapa paket, jadi total 70 kilometer itu hitungan kami di akhir tahun 2017,” kata Bambang.

Sumber : http://katadata.co.id/berita/2017/03/07/tol-sepanjang-38-kilometer-segera-beroperasi-di-lampung

Go to Top